Tiba waktu hujan telah berhenti
Melukis sebuah pelangi indah di kanvas langit
Sisa hujan membasahi dedauan
Tercium bau khas hujan,ditemani sisa kopi dan sepotong kenangan
Foto usang berwarna abu abu,tertata rapi di meja pemiliknya Bekas tawa dan duka berada didalam bingkainya Foto lelaki dan perempuan yang saling menatap malu,seakan menyisakan rindu didalamnya tapi tidak sekarang
Rindu itu hilang seiring beranjak mereka dewasa banyak rasa yang beradu didalam jiwa mereka ego yang selalu berubah ubah emosi tak terarah seakan tak ingat mereka pernah bersua lama
namun kini pertemuan itu tak pernah terjadi lagimereka sibuk mencari impian gila merekamelupakan masa muda penuh tawa merekamelupakan putih abu abu mereka semua seakan terlupakanlebih baik sudahi saja semua bersualah sekali lagi,
Sekali bertemu memori usang itu akan muncul kembali bersualah sekali lagiingat lah memori usang dan masa abu abumu yang indah itu
Melukis sebuah pelangi indah di kanvas langit
Sisa hujan membasahi dedauan
Tercium bau khas hujan,ditemani sisa kopi dan sepotong kenangan
Foto usang berwarna abu abu,tertata rapi di meja pemiliknya Bekas tawa dan duka berada didalam bingkainya Foto lelaki dan perempuan yang saling menatap malu,seakan menyisakan rindu didalamnya tapi tidak sekarang
Rindu itu hilang seiring beranjak mereka dewasa banyak rasa yang beradu didalam jiwa mereka ego yang selalu berubah ubah emosi tak terarah seakan tak ingat mereka pernah bersua lama
namun kini pertemuan itu tak pernah terjadi lagimereka sibuk mencari impian gila merekamelupakan masa muda penuh tawa merekamelupakan putih abu abu mereka semua seakan terlupakanlebih baik sudahi saja semua bersualah sekali lagi,
Sekali bertemu memori usang itu akan muncul kembali bersualah sekali lagiingat lah memori usang dan masa abu abumu yang indah itu