Semuanya serba abu abu putih
Kenangan dan kata kata itu
tak sekedar memori biasa
Gelak canda tawa itu
Ada di setiap sudut ruang
kosong abu abu
Tangis sendu di sudut
gerbang berkarat
Menyisakan cerita duka tentang kita
Tembok berwarna yang kini
mulai memudar
Seakan menjadi saksi bisu
pertemanan kita
Namun, nantinya semua ini
akan jadi memori
Tiga tahun terlintas begitu
cepat rasanya
Ada juga sekiranya kawan
telah menjadi pacar
Indah memori kisah kasih
sekolah itu tuk dikenang
Gedung abu abu yang menjadi
tempat kita menggali ilmu
Nantinya juga akan menjadi
kenangan
Kini,
Sinar sinar itu mulai
memancar
Pancaran sinar itu menarik
kerinduan yang mendalam
Berbagai wajah dengan
berbagai pose konyol memenuhi lembar kertas ini
Potret kalian akan
mengingatkan betapa manisnya masa abu abu kala itu
Kita saling mengejek bukan
berarti saling benci
Kita saling berbagi bukan
berarti kasihan
Hanya saja pertemanan kita
terlalu mahal dan sulit untuk dilupakan
Kini, semua itu ada pada
setumpuk kertas ini, yang ku beri nama buku memori.